Bagi pemilik bisnis, sangat penting untuk mempertimbangkan sistem kasir yang tepat dan andal. Sebab, kasir adalah tempat semua transaksi terjadi, uang masuk tercatat, dan interaksi terakhir dengan pelanggan berlangsung. Ada dua sistem kasir yang kebanyakan digunakan bisnis saat ini, yakni aplikasi kasir online (POS/Point of Sale) dan mesin kasir manual. Aplikasi POS vs mesin kasir manual, mana yang lebih baik?
Banyak bisnis sudah mulai beralih ke aplikasi POS karena dianggap lebih efisien, tetapi juga masih ada yang setia menggunakan mesin kasir manual.
Nah, di tengah perdebatan aplikasi POS vs mesin kasir manual, memilih mana yang paling cocok untuk bisnis Anda pasti menimbulkan dilema, ya. Oleh karena itu, mari kita bahas perbandingannya di artikel ini!
Daftar isi
ToggleTren Penggunaan Kasir pada Bisnis Saat Ini!
Bicara soal kasir, dunia bisnis di Indonesia sedang mengalami pergeseran cukup menarik. Menurut data BPJS per Agustus 2024 lalu, dari lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia, baru sekitar 12% yang mengadopsi teknologi digital secara efektif.
Artinya, masih ada sekitar 88% bisnis yang masih bertahan dengan sistem konvensional, termasuk menggunakan mesin kasir manual.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah menargetkan digitalisasi UMKM agar meningkat menjadi 30 juta pada akhir tahun.
Dorongan dari pemerintah ditambah dengan perubahan perilaku konsumen ini akhirnya melirik banyak UMKM, khususnya di sektor F&B, menggunakan aplikasi POS (Point of Sale) di meja kasir.
Sebab, para pemilik bisnis ini sadar di tengah persaingan ketat, cara lama sudah tidak cukup. Mereka butuh sistem yang efisien, akurat, dan membantu mereka fokus melayani pelanggan lebih baik.
Pentingnya Digitalisasi untuk Efisiensi Operasional Bisnis!
Nah, peralihan dari kasir manual ke aplikasi POS yang sudah kita bahas tadi adalah contoh digitalisasi untuk efisiensi operasional bisnis.
Maksudnya, menggunakan teknologi untuk membuat proses bisnis yang tadinya manual dan memakan waktu menjadi lebih cepat, mudah, dan akurat.
Hal ini sejalan dengan sebuah studi yang dikutip dari Jurnal IDENTIK, bahwa 100 UMKM Indonesia yang menggunakan sistem digital mampu meningkatkan efisiensi operasional hingga 45%.
Sebab, proses manual seperti mencatat pesanan, menghitung stok, dan membuat laporan keuangan dapat diotomatisasi.
Anda sebagai pemilik bisnis pun akhirnya punya lebih banyak waktu dan energi untuk inovasi produk baru, merencanakan strategi pemasaran, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Contohnya seperti cerita Bastian, owner DU Dimsum, yang dulu masih pakai catatan manual untuk sistem orderannya. Akibatnya, data berantakan dan sering miskomunikasi dengan konsumen.
Karena bisnisnya semakin berkembang, ia akhirnya menggunakan sistem digital dengan aplikasi POS dari Tantri.
Adanya fitur QR Menu menurutnya sangat membantu karena pembeli bisa langsung pesan via scan QR yang tersedia di setiap meja, tanpa perlu beranjak ke mana-mana.
Hasilnya, tak ada lagi kesalahan pencatatan dan proses orderan maupun operasional di dapur pun menjadi jauh lebih lancar.
Kenapa Perlu Mempertimbangkan Aplikasi POS?
Setelah memahami pentingnya digitalisasi dalam operasional bisnis, terlihat jelas ada beberapa poin pertimbangan dari aplikasi POS yang menarik perhatian pelaku UMKM, di antaranya:
1. Meningkatkan Kecepatan dan Kualitas Layanan
Pada jam-jam sibuk, antrean panjang di kasir akan membuat pelanggan tidak sabar, bahkan tidak jadi membeli. Sebab itu, Anda butuh kecepatan dalam melayani pelanggan.
Proses manual, seperti mencatat pesanan di kertas, meneriakkannya ke dapur, lalu menghitung total belanjaan dengan kalkulator juga sangat memakan waktu dan rentan kesalahan.
Nah, dengan aplikasi POS, proses tersebut akan jauh lebih cepat karena semuanya sudah otomatis dan terintegrasi. Kasir hanya perlu mengetuk menu di layar, pembayaran instan dengan QRIS atau e-wallet, dan pesanan langsung terkirim ke dapur.
Beberapa aplikasi POS, seperti Tantri misalnya, bahkan sudah menyediakan fitur QR Menu. Pembeli cukup scan kode QR di mejanya, lihat menu, dan melakukan pemesanan langsung dari meja masing-masing tanpa harus beranjak ke kasir.
Hasilnya, antrean lebih pendek, pelanggan senang, dan Anda pun dapat bekerja cepat & efisien tanpa mengorbankan kualitas layanan.
2. Meningkatkan Akurasi Data
Saat menggunakan sistem manual, human error itu pasti terjadi. Misalnya, salah tulis harga, lupa catat pesanan, atau keliru hitung kembalian.
Sementara dengan aplikasi POS, risiko kesalahan tersebut dapat diminimalisasi. Sebab, setiap produk memiliki harga yang tersimpan di sistem agar kasir tidak perlu mengetik manual. Perhitungan total belanja, diskon, hingga pajak akan dihitung otomatis oleh sistem.
Data akurat ini akan mencegah kerugian dan menjadi sumber valid untuk laporan keuangan serta analisis bisnis Anda.
3. Laporan Keuangan Otomatis dan Akurat
Aplikasi POS otomatis merekam setiap transaksi dan menyajikannya dalam bentuk laporan yang mudah dibaca.
Anda bisa melihat laporan penjualan harian, mingguan, bulanan, produk terlaris, hingga laba-rugi hanya dengan beberapa kali klik saja.
4. Manajemen Stok Lebih Efisien
Apabila masih mengelola stok secara manual, Anda harus menghadapi kerepotan menghitung stok satu per satu dan mencocokkannya dengan catatan penjualan.
Cara ini rentan menimbulkan masalah, seperti risiko kehabisan bahan di tengah jam sibuk atau sebaliknya, bahan baku menumpuk hingga kedaluwarsa.
Lain hal dengan aplikasi POS, setiap produk terjual akan otomatis memotong jumlah stok yang tersimpan di sistem, bahkan untuk bahan baku per resep.
Anda juga bisa mengatur notifikasi jika stok bahan atau barang sudah menipis. Sangat efektif untuk mencegah kehabisan stok atau bahan baku terbuang.
5. Fleksibel, Bisa Diakses dari Mana Saja
Kebanyakan aplikasi POS berbasis cloud. Artinya, Anda dapat memantau bisnis dari mana saja dan kapan saja lewat smartphone atau laptop.
Sistem ini juga mudah disesuaikan. Saat bisnis Anda berkembang dan membuka cabang baru, sistem POS bisa ikut diimplementasikan dengan mudah di lokasi baru tanpa proses rumit.
Pertimbangan untuk Tetap Menggunakan Mesin Kasir Manual
Mesin kasir manual masih punya tempat tersendiri di dunia bisnis dan ada beberapa pertimbangan yang membuat sistem ini justru lebih nyaman digunakan.
1. Skala Bisnis Masih Sangat Kecil
Jika usaha Anda masih dalam tahap merintis, seperti warung kecil atau kedai minuman sederhana dengan volume transaksi rendah, mesin kasir manual sebenarnya juga sudah cukup.
Memang tidak selengkap aplikasi POS, tetapi fungsinya sudah bisa memenuhi kebutuhan untuk mencatat, menghitung, dan mengeluarkan struk pembayaran.
2. Anggaran Terbatas untuk Investasi Awal
Memasang sistem POS di kasir membutuhkan investasi awal yang tidak sedikit. Anda perlu membeli perangkat, seperti tablet atau smartphone, printer struk, dan laci kasir. Belum lagi, beberapa aplikasi mengenakan biaya berlangganan.
Sebaliknya, mesin kasir manual adalah investasi satu kali dengan harga terjangkau. Jika modal awal sangat terbatas, tidak ada salahnya memilih mesin kasir manual dulu untuk menjaga arus kas.
3. Tidak Membutuhkan Fitur Analitik
Aplikasi POS dilengkapi dengan berbagai fitur analitik, seperti laporan penjualan harian/mingguan/bulanan, analisis produk terlaris, dan grafik tren penjualan, dan sebagainya.
Jika Anda merasa tidak begitu membutuhkannya, maka semua fitur tersebut kemungkinan tidak akan terpakai. Apabila yang Anda butuhkan hanya informasi penjualan harian, mesin kasir manual sudah bisa menyediakannya.
Aplikasi POS vs Mesin Kasir Manual, Mana Lebih Baik?
Jawabannya, tergantung kebutuhan dan kondisi bisnis Anda saat ini, ya.
Agar mendapatkan gambaran lebih jelas, coba kita bandingkan aplikasi POS vs kasir manual berdasarkan kelebihan masing-masing di tabel berikut ini:
| Fitur | Aplikasi POS | Mesin Kasir Manual |
| Kecepatan transaksi | Sangat cepat. Otomatis, sudah terintegrasi dengan payment gateway. | Sedang. Perlu input manual dan hitung kembalian sendiri. |
| Akurasi data | Tinggi. Minim human error, harga tersimpan di sistem. | Rendah. Rentan salah input dan salah hitung. |
| Laporan keuangan | Otomatis, real-time, lengkap dengan analisis bisnis lainnya. | Manual, perlu dihitung dan direkap sendiri. |
| Manajemen stok | Otomatis memotong stok dan ada notifikasi. | Tidak ada, harus dihitung manual. |
| Fleksibilitas akses | Bisa diakses dari mana saja (cloud-based), asalkan ada koneksi internet. | Statis, hanya bisa digunakan di satu tempat. |
| Skalabilitas | Sangat mudah untuk expand ke cabang baru. | Sulit, perlu beli mesin baru untuk setiap lokasi. |
| Investasi awal | Cukup tinggi sebab butuh tablet/smartphone + printer + laci kasir + biaya setup/biaya berlangganan (jika ada) | Rendah karena sekali beli dan bisa langsung pakai. |
Pilih mesin kasir manual jika bisnis Anda masih dalam skala sangat kecil, volume transaksi rendah, belum membutuhkan analisis data kompleks, dan memiliki anggaran sangat terbatas untuk teknologi.
Namun, pilih aplikasi POS jika Anda adalah pemilik bisnis yang sedang berkembang, mulai merasa kewalahan dengan operasional manual, ingin meningkatkan kecepatan layanan, butuh data akurat untuk mengambil keputusan, dan memiliki visi untuk terus mengembangkan bisnis jangka panjang.
Mengenal Tantri, Aplikasi Kasir Online untuk Mudahkan Operasional Bisnis Kulinermu!
Saat mencari aplikasi kasir online, sebisa mungkin cari yang menyediakan banyak fitur dalam satu aplikasi untuk memudahkan operasional bisnis. Seperti Tantri, aplikasi kasir berbasis cloud dengan 120++ fitur unggulan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis kuliner Anda.
Salah satu fitur unggulannya adalah QR Menu Order. Melalui sistem ini, pembeli tinggal scan dan order dari meja masing-masing, kemudian pesanan masuk otomatis ke dapur.
Selain itu, Tanti juga menyediakan berbagai fitur lain, di antaranya Point of Sale (POS), table management, manajemen stok, manajemen karyawan, manajemen order, support multi-platform, promosi di food bazaar, dan banyak lagi.
Frequently Asked Question
1. Apakah Tantri cocok digunakan untuk semua skala bisnis?
Ya, Tantri dapat digunakan mulai dari bisnis kuliner skala kecil hingga restoran besar dengan banyak cabang.
2. Apakah Tantri benar-benar tidak ada biaya langganan bulanan?
Ya, Anda tidak perlu membayar biaya langganan bulanan sama sekali. Ada skema menguntungkan bagi merchant yang akan dijelaskan oleh tim Business Development Tantri.
3. Apakah sulit untuk menggunakan Tantri bagi yang tidak familiar dengan teknologi?
Tidak sama sekali! Tampilan aplikasi Tantri dirancang agar intuitif dan mudah digunakan. Tak perlu khawatir, sebab tim Tantri juga menyediakan training dan support penuh untuk membantu implementasi di bisnis Anda.
4. Bagaimana jika perangkat rusak atau hilang, apakah data transaksi aman?
Data Anda aman karena tersimpan di cloud. Walaupun perangkat rusak atau hilang, Anda tetap bisa mengakses semua data bisnis dari perangkat lain. Tantri juga menyediakan backup otomatis memastikan tidak ada data transaksi yang hilang.
Tingkatkan Operasional Bisnismu dengan Tantri!
Tak ada salahnya mulai dari sekarang meningkatkan operasional bisnis kuliner Anda dengan 120++ fitur unggulan dari aplikasi Tantri. Temukan fitur paling menarik dan sesuai untuk bisnis Anda!







