Saat bisnis restoran Anda mulai ramai, operasional yang tadinya sederhana bisa berubah rumit dan penuh tantangan. Anda sadar perlu bantuan teknologi untuk mengatasinya, tetapi justru bingung saat dihadapkan pada dua istilah populer, yakni aplikasi POS dan sistem ERP. Memahami perbedaan aplikasi POS dan ERP menjadi penting untuk menentukan teknologi yang tepat. 

Walaupun sama-sama bertujuan membantu efisiensi operasional restoran, keduanya ditujukan untuk kebutuhan dan skala bisnis berbeda. 

Maka dari itu, simak perbedaan lengkapnya di artikel ini!

Mengenal Apa Itu POS dan ERP

Sebelum kita bahas perbedaannya, mari kenalan dulu dengan kedua sistem ini. Mungkin Anda sudah sering dengar istilah POS dan ERP, tetapi kadang masih bingung bedanya apa, kan?

POS (Point of Sale) adalah sistem kasir digital yang mengelola transaksi penjualan di restoran yang mampu mencatat pesanan, melacak stok, mengelola menu, hingga memberikan laporan penjualan harian. 

Contohnya, saat memesan kopi di Starbucks atau Kopi Kenangan, Anda pasti pernah melihat barista menggunakan layar sentuh untuk mencatat pesanan spesifik Anda, misalnya “Es Kopi Susu Gula Aren, less sugar.” 

Nah, sistem inilah yang disebut POS. Ia mencatat penjualan, memastikan pesanan Anda dibuat dengan benar, dan mengelola antrean agar tetap efisien.

Sementara itu, ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sistem “all-in-one“. Maksudnya, ERP mengelola seluruh aspek bisnis restoran, mulai dari keuangan, inventori, SDM, hingga supply chain

Beberapa jaringan restoran raksasa, seperti Pizza Hut & McDonald’s, juga menggunakan ERP untuk mengelola supply chain bahan baku, menghitung food cost per cabang, hingga mengelola payroll karyawan di seluruh outlet.

Jadi, kalau mau kita buat lebih sederhana, perbedaan aplikasi POS dan ERP adalah POS mengelola transaksi dan operasional sehari-hari, sementara ERP mengelola seluruh sistem manajemen bisnis menyeluruh.

Seperti Apa Tren Efisiensi Operasional Restoran saat Ini?

Sebagai pemilik restoran, pasti setidaknya pernah mengalami masalah turnover karyawan tinggi, kesalahan pencatatan manual, pelanggan tidak sabaran karena ingin dilayani secepat kilat, dan manajemen inventori yang ruwet. 

Belum lagi kalau peak hour tiba, semua masalah ini menjadi berlipat ganda dan bikin stres maksimal. 

Sebab itulah, aplikasi POS dan ERP semakin digandrungi dan menjadi tren efisiensi di kalangan pemilik bisnis restoran saat ini. Kedua aplikasi ini memiliki fitur yang sangat membantu masalah-masalah operasional bisnis.

Hal ini sejalan dengan data yang dikutip dari Manajemen Operasional Food and Beverages, bahwa penggunaan sistem POS terintegrasi dapat mengurangi kesalahan pesanan hingga 90%, mempercepat waktu pembayaran dari rata-rata 5 menit menjadi 2 menit, dan meningkatkan efisiensi inventaris hingga 25%.

Menarik, ya?

Tren digitalisasi restoran ini juga didorong oleh perubahan perilaku konsumen pasca-pandemi kini lebih memperhatikan efisiensi dan kebersihan dalam proses pelayanan. Mereka ingin pembayaran cashless, pesanan cepat tepat, dan pengalaman yang mulus dari awal hingga akhir.

Aplikasi POS dan ERP inilah yang menjadi jawaban untuk berbagai permasalahan operasional restoran sekaligus memenuhi ekspektasi pelanggan.

Ini Perbedaan Aplikasi POS dan ERP Restoran

Setidaknya, ada lima perbedaan aplikasi POS dan ERP restoran yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih menggunakan salah satunya. Agar Anda dapat melihat perbedaannya dengan jelas, mari perhatikan tabel berikut:

Aspek PerbedaanAplikasi POSAplikasi ERP
Fungsi dan Fokus UtamaFokus pada transaksi & operasional harian, seperti pencatatan transaksi penjualan, pembayaran, serta pengelolaan meja atau antrian. Hanya digunakan di area kasir restoran untuk mempercepat pelayanan pelanggan.Mencakup integrasi seluruh operasional bisnis restoran, dari penjualan, manajemen inventaris, keuangan, HRD, purchasing, supply chain, dan analisis data bisnis. 
Skala PenggunaanLevel outlet. Cocok untuk restoran kecil hingga menengah, dengan satu atau beberapa outlet. Implementasinya cepat dan kebutuhannya sederhana.Level korporat. Ditujukan untuk restoran menengah hingga besar, terutama yang memiliki banyak cabang, kitchen central, atau grup F&B multi-outlet. ERP dapat berkembang sesuai dengan bisnis.
Biaya ImplementasiTerjangkau. Rata-rata berbasis langganan bulanan/tahunan yang ringan di kantong. Investasi awal rendah dan bisa langsung digunakan. Risiko finansial kecil.Cukup besar. Membutuhkan biaya lisensi, kustomisasi, implementasi oleh konsultan, dan pelatihan intensif.
Kemudahan PenggunaanCepat & sederhana. Banyak aplikasi POS bisa diatur dan siap digunakan dalam hitungan jam atau hari. Antarmukanya intuitif dan mudah dipelajari staf.Lama & Kompleks. Proses implementasi bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan. Melibatkan seluruh departemen dan membutuhkan tim khusus.
Cocok Digunakan untuk SiapaPemilik bisnis skala menengah. Anda yang setiap hari berhadapan langsung dengan pelanggan, staf dapur, dan kasir. Tujuannya adalah merapikan operasional harian. Juga dapat digunakan untuk 1-3 cabang.Manajemen Level C (CEO, CFO, COO). Anda yang membutuhkan gambaran besar dari puluhan atau ratusan cabang untuk membuat keputusan strategis jangka panjang.

Kenapa Perlu Mempertimbangkan Aplikasi POS?

1. Layanan Lebih Cepat, Pesanan Lebih Akurat, Pelanggan pun Puas

Adanya sistem POS akan membuat proses pemesanan menjadi jauh lebih cepat. Staf tidak perlu lagi menulis pesanan manual yang rentan salah tulis atau salah baca. 

Contohnya seperti salah satu fitur aplikasi POS dari Tantri, yakni QR Menu Order. Pelanggan cukup order melalui scan QR dari mejanya masing-masing, tanpa harus ke kasir. Fitur ini membuat proses order menjadi efisien dan mengurangi antrian di kasir.

Pelanggan pun senang karena pesanannya sampai dengan tepat dan cepat, yang ujung-ujungnya meningkatkan kepuasan dan kemungkinan mereka untuk kembali lagi.

2. Manajemen Inventaris Lebih Rapi dan Terkontrol

Buang jauh-jauh drama stok bahan baku tiba-tiba habis saat pesanan sedang ramai-ramainya. Atau, bahan baku kedaluwarsa akibat pembelian berlebihan dan tidak terukur.

Aplikasi POS sudah dilengkapi dengan manajemen inventaris untuk melacak stok, yang akan otomatis memotong jumlah bahan baku setiap kali ada produk terjual.

Anda akan mendapatkan notifikasi ketika stok suatu bahan sudah mencapai batas minimum yang ditentukan. Jadi, Anda punya cukup waktu untuk memesan ulang sebelum kehabisan. 

3. Laporan Keuangan Akurat dan Real-time

Anda dapat melihat laporan keuangan harian, mingguan, bahkan bulanan dengan beberapa klik saja. 

Data penjualan per menu, metode pembayaran favorit pelanggan, sampai analisis jam-jam sibuk sudah tersedia dalam satu dashboard. Keputusan bisnis pun dapat diambil berdasarkan data-data ini dengan tepat sasaran.

4. Integrasi dengan Berbagai Metode Pembayaran

Aplikasi POS juga dapat menerima pembayaran melalui berbagai metode, seperti tunai, e-wallet (Gopay, OVO, Dana), kartu kredit/debit, dan QRIS. 

Misalnya, Tantri POS yang sudah mendukung pembayaran tunai, e-wallet, dan QRIS sehingga pelanggan bisa membayar dengan cara yang mereka sukai tanpa repot.

Integrasi ini mempercepat proses pembayaran, mengurangi antrean, dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan. Selain itu, transaksi akan langsung tercatat di laporan keuangan restoran sehingga pencatatan keuangan tetap rapi & akurat.

Apa Pertimbangan untuk Mengadopsi ERP pada Restoran?

1. Skala Bisnis yang Sudah Menjadi Korporasi

Poin ini adalah pertimbangan utama. Kita tidak lagi berbicara tentang 3-5 cabang, tetapi puluhan bahkan ratusan cabang yang tersebar di berbagai kota atau negara. 

Pada skala ini, mustahil untuk mengkonsolidasikan data penjualan, keuangan, dan operasional secara manual. 

Anda membutuhkan satu sistem terpusat untuk mendapatkan gambaran utuh dari seluruh operasional bisnis, yakni melalui aplikasi ERP.

2. Kompleksitas Rantai Pasok dan Dapur Pusat (Central Kitchen)

Anda sudah memiliki dapur pusat yang memproduksi bahan setengah jadi untuk disuplai ke semua cabang, maka aplikasi ERP perlu menjadi pertimbangan. 

Sebab, ERP dapat mengelola seluruh alur ini, mulai dari pembelian bahan baku dari pemasok, proses produksi di dapur pusat, manajemen stok di gudang, hingga distribusi ke setiap outlet.

3. Kebutuhan Integrasi Total dari Hulu ke Hilir

Tanda lainnya adalah ketika tim keuangan, HRD, dan operasional Anda sudah tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri menggunakan software terpisah. 

Tim keuangan kesulitan mendapatkan data penjualan real-time untuk laporan laba-rugi, dan tim HRD kewalahan mengelola data dan penggajian ribuan karyawan. 

Adanya aplikasi ERP akan menyatukan semua departemen ini ke dalam satu platform agar semua data saling terhubung dan konsisten.

Aplikasi POS vs ERP, Mana Lebih Baik?

Kesimpulannya, tergantung kondisi dan skala bisnis restoran Anda saat ini.

Aplikasi POS adalah jawaban paling tepat untuk Anda jika:

1. Perlu mengatasi masalah operasional harian, seperti antrean panjang, kesalahan pesanan, dan layanan lambat;

2. Butuh manajemen inventaris sederhana yang bisa melacak stok bahan baku dan laporan penjualan instan setiap hari/minggu/bulan;

3. Skala bisnis restoran Anda masih di level menengah dan membutuhkan solusi praktis dengan biaya terjangkau.

Namun, Anda perlu serius mempertimbangkan aplikasi ERP jika:

4. Restoran sudah memiliki puluhan cabang dan sulit mengkonsolidasikan data dari seluruh lokasi.

5. Bisnis Anda memiliki dapur pusat (central kitchen) atau rantai pasok yang kompleks dan butuh sistem terintegrasi dari hulu ke hilir.

6. Data antar departemen (keuangan, SDM, operasional) masih terpisah dan butuh satu platform terpusat.

Mengenal Tantri, Aplikasi Kasir Online Terbaik untuk Memudahkan Operasional Bisnis Restoran Anda

Tantri adalah aplikasi kasir online berbasis cloud yang memiliki 120++ fitur unggulan untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis restoran Anda.

Sudah digunakan 1500++ merchant F&B, Tantri telah membuktikan diri sebagai mitra terpercaya yang andal dalam menyederhanakan operasional dan mendorong pertumbuhan bisnis kuliner di seluruh Indonesia.

Apa Saja Fitur Unggulan Tantri untuk Efisiensi Operasional Restoran?

Tantri dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis F&B sehingga memiliki fitur-fitur spesifik sesuai tantangan unik di industri kuliner, di antaranya:

1. Order Management

Fitur ini mencakup QR Menu, integrasi pembayaran digital, manajemen reservasi, open bill/close bill, dan electronic receipt.

Melalui fitur QR Menu, misalnya, pelanggan dapat memesan langsung melalui scan kode QR dari meja masing-masing tanpa harus antri ke kasir. 

Fitur ini juga menjadi favorit banyak pengguna, salah satunya Khusnul Khatimah, kasir Kanteen Ny. Wie, yang mengatakan QR Menu dari Tantri sangat membantu proses order dan pembayaran.

Selain itu, pelanggan juga dapat membayar dengan metode pembayaran yang mereka sukai. Plus, setelah membayar, struk akan langsung masuk ke WhatsApp pelanggan tanpa harus dicetak.

2. Point of Sale (POS)

Selanjutnya, fitur POS di aplikasi Tantri menyediakan seluruh data transaksi dan data penjualan restoran secara real-time. Fitur ini juga dilengkapi data pelanggan, orderan menu, serta laporan penjualan dan laporan keuangan.

3. Backoffice

Fitur ini sangat cocok bila Anda memiliki multi-outlet. Sistem akan menyajikan dasbor terintegrasi yang menampilkan data inventaris, analisis kinerja per outlet, serta gambaran penjualan dalam bentuk grafik. 

Dengan demikian, Anda bisa mengontrol penuh seluruh bisnis dari mana saja hanya melalui satu aplikasi, tanpa harus mengunjungi setiap cabang.

4. Inventory

Anda bisa mengendalikan seluruh inventaris bahan baku untuk mencegah kelebihan atau kekurangan stok di gudang dan outlet. 

Sistem ini menyediakan pencatatan lengkap untuk semua alur distribusi, dari daftar pemasok, pembelian, hingga stok opname. Seluruh datanya juga akan ter-update secara otomatis dan instan.

5. Table Management

Melalui fitur ini, Anda dapat mengatur alur tamu restoran dengan lebih mudah& efisien. Staf Anda bisa memantau denah meja secara digital untuk melihat meja mana saja yang tersedia. 

Hal ini mempercepat proses penempatan tamu, menghindari antrean di depan, dan merapikan perputaran meja di restoran Anda.

Frequently Asked Question

1. Apakah QR Menu di aplikasi Tantri benar-benar bisa bantu kenaikan omzet?

Berdasarkan riset gabungan Tantri dan studi “Impact QR Menu of Customer Loyalty”, fitur QR Menu Order terbukti mampu mempercepat pemrosesan pesanan pelanggan sebesar 25-48%. 

Efisiensi ini tercapai karena pelanggan merasakan pengalaman bersantap yang modern, nyaman, dan bebas antre. 

Lebih lanjut, data dari Tantri dan riset Hospitality Technology juga menunjukkan kemudahan ini berpotensi meningkatkan jumlah pesanan dalam satu tagihan sebesar 12-30% saat terintegrasi dengan aplikasi kasir restoran.

2. Apakah pelanggan perlu download aplikasi Tantri untuk bisa scan menu?

Tidak perlu. QR Menu Tantri bisa langsung diakses lewat browser, tanpa perlu download aplikasi. Pelanggan cukup scan QR Code di meja untuk melihat menu, memesan, dan memilih metode pembayaran dalam satu alur yang praktis.

3. Berapa biaya langganan aplikasi Tantri?

Aplikasi POS Tantri memiliki beberapa skema pembayaran sesuai kebutuhan bisnis kuliner Anda. Ada skema menguntungkan bagi merchant yang akan dijelaskan oleh Tim Business Development Tantri.

Info harga biaya langganan aplikasi Tantri dapat Anda akses di sini.

Tingkatkan Operasional Bisnis Restoran Anda bersama Tantri

Jangan biarkan bisnis restoran Anda terhambat karena operasionalnya masih berantakan. Saatnya beralih ke aplikasi Tantri untuk mengoptimalkan efisiensi dan memaksimalkan keuntungan bisnis kuliner Anda. 

Jadwalkan Demo Gratis Sekarang

solusi