Beberapa tahun terakhir, bisnis franchise di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan laporan Kementerian Perdagangan, omzet bisnis franchise sudah menembus Rp 143,25 triliun pada 2024 dengan hampir 311 pemberi waralaba aktif hingga Februari 2025 (industri.kontan.co.id). Dari angka tersebut, sektor makanan dan minuman mendominasi sebesar 47-48% (kemendag.go.id), membuktikan bahwa franchise makanan bukan hanya pilihan populer, tapi juga salah satu motor pertumbuhan kewirausahaan nasional. 

Dengan rata-rata pertumbuhan industri franchise mencapai 10-15% per tahun sejak 2019 (liputan6.com), tidak heran bila model usaha ini makin menarik bagi pebisnis pemula.

Banyak orang yang ingin berbisnis tapi masih ragu karena minim pengalaman. Membuka bisnis sendiri dari nol memang menantang, mulai dari harus bikin resep, cari supplier, atur branding, sampai urusan promosi. Di sinilah franchise hadir sebagai “jalan pintas” yang lebih praktis tapi tetap menjanjikan keuntungan.

Apa Itu Franchise Makanan?

Franchise, atau waralaba, sederhananya adalah kerjasama bisnis dengan menggunakan merek dan sistem yang sudah ada. Jadi, kita tidak memulai dari nol, melainkan membeli lisensi untuk menjalankan bisnis dengan nama brand tertentu.

Anda pasti bertanya “bagaimana sistem franchise makanan?”, Bayangkan kita ingin buka bisnis minuman kekinian. Kalau memulai dari nol, kita perlu riset tren rasa, uji coba resep, bikin desain kemasan, dan membangun nama dari awal. Tapi kalau memilih franchise, semua sudah siap: resep standar, kemasan sudah menarik, bahkan strategi promosinya sudah teruji.

Itulah kenapa franchise makanan lebih populer dibanding franchise lain. Selain karena makanan punya pasar luas, konsepnya lebih mudah dipahami dan lebih cepat menghasilkan, asalkan dikelola dengan baik.

Keuntungan Memilih Franchise Makanan untuk Bisnis Pemula

Buat kamu yang baru terjun ke dunia bisnis, memilih franchise makanan punya banyak keuntungan:

  • Brand Sudah Dikenal

Konsumen lebih cepat percaya pada nama yang sudah sering mereka dengar. Kalau brand sudah punya reputasi yang bagus, peluang orang datang menjadi lebih besar. Hal ini membuat proses membangun pelanggan jadi lebih singkat karena brand sudah punya “kepercayaan” di masyarakat umum.

  • Sistem Sudah Terbukti

Franchise biasanya menyediakan SOP (Standard Operating Procedure), resep yang konsisten, hingga tata cara melayani pelanggan. Kita tinggal ikuti saja tanpa harus membuat sistem dari nol. Konsistensi ini juga membantu menjaga kualitas produk agar semua cabang punya standar rasa dan pelayanan yang sama.

  • Dukungan Dari Pusat

Biasanya pemilik brand (franchisor) memberikan pelatihan, suplai bahan baku, dan bahkan membantu promosi. Jadi anda tidak benar-benar sendiri saat menjalankan bisnis ini. Dukungan semacam ini sangat penting bagi pemula, karena bisa meminimalisir kesalahan manajemen yang sering terjadi di awal usaha.

  • Resiko Lebih Kecil

Karena sistem sudah teruji, risiko kegagalan lebih rendah dibanding bikin bisnis kuliner dari nol. Tentu masih ada tantangan, tapi jalurnya sudah lebih jelas. Pemula bisa belajar sekaligus merasakan pengalaman nyata berbisnis tanpa harus menanggung risiko eksperimen yang besar.

Tantangan dalam Menjalankan Franchise Makanan dan Solusinya

Meski terdengar menjanjikan, bukan berarti franchise makanan bebas dari tantangan. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah:

TantanganPenjelasanSolusi
Biaya awal cukup besarFranchise fee dan royalty fee bisa terasa berat, apalagi untuk brand populer.Pilih franchise sesuai modal. Pertimbangkan brand lokal dengan biaya lebih rendah tapi pasar stabil. Siapkan dana cadangan minimal 3–6 bulan.
Keterikatan aturan franchisorKreativitas terbatas karena semua harus mengikuti SOP brand.Pastikan sejak awal kamu cocok dengan konsep brand. Fokuskan kreativitas di pelayanan & strategi marketing lokal.
Persaingan antar franchiseBanyaknya cabang membuat pasar bisa terbagi.Lakukan riset lokasi sebelum membuka. Cari area dengan demand tinggi tapi belum terlalu banyak kompetitor.
Lokasi menentukan keberhasilanLokasi sepi atau salah target pasar membuat omzet tidak maksimal.Pilih lokasi strategis sesuai target konsumen (dekat sekolah, kampus, kantor, atau pusat keramaian). Pertimbangkan kerjasama dengan layanan pesan antar online.

Baca Juga: 7 Strategi Up Selling dan Cross Selling dalam Bisnis FnB


Tips Memulai Bisnis Franchise Makanan

Kalau kamu sudah mantap ingin mencoba, ada beberapa tips praktis supaya bisnis franchise berjalan lancar:

  1. Riset pasar dan pilih brand yang tepat

Jangan asal pilih franchise hanya karena ramai di media sosial. Lihat apakah brand tersebut masih bertahan lama atau hanya tren sesaat.

  1. Hitung modal dengan matang

Selain franchise fee, ada juga biaya sewa tempat, gaji karyawan, dan biaya operasional bulanan. Jangan lupa siapkan dana cadangan minimal 3–6 bulan.

  1. Pilih lokasi strategis

Lokasi adalah kunci. Cari tempat yang ramai, dekat sekolah, kampus, atau perkantoran, sesuai dengan target konsumen produk franchise yang kamu pilih.

  1. Manfaatkan dukungan franchisor

Ikuti training yang disediakan. Jangan malu bertanya atau minta saran. Mereka sudah berpengalaman, jadi manfaatkan sebaik mungkin.

  1. Kelola keuangan dengan disiplin

Jangan hanya fokus pada omzet. Catat pemasukan dan pengeluaran dengan rapi. Kalau perlu, gunakan aplikasi kasir (POS) agar laporan lebih transparan dan mudah dipantau.

Baca Juga: Cara Menghitung BEP Bisnis Kuliner (Rumus dan Contoh)

Rekomendasi Franchise Makanan dibawah 10 Juta untuk Pemula

Ada banyak sekali pilihan franchise makanan di Indonesia. Untuk pemula, sebaiknya pilih yang modalnya terjangkau tapi tetap punya pasar luas. Beberapa kategori yang bisa dilirik antara lain:

Nama FranchiseProfil Singkat BisnisKisaran HargaWeb Resmi
Candy CrepesFranchise makanan ringan populer di kalangan anak muda dengan produk crepes manis dan praktis. Menawarkan beberapa pilihan paket usaha (Ekonomis, Portable, Indoor).Rp4,3 juta – Rp9,5 jutaCandy Crepes 
Chicken PopopFranchise ayam goreng ringan dengan lebih dari 500 mitra aktif. Produk dijual dengan harga terjangkau Rp5.000–Rp17.000, sistem bisnis tanpa biaya royalti.Rp6,2 juta – Rp8,8 jutaChicken Popop
Chicken e’NinFranchise ayam goreng krispi ala Shihlin dengan berbagai varian rasa. Sudah termasuk booth, perlengkapan masak, bahan baku 100 porsi, serta dukungan promosi.Rp9 jutaChicken e’Nin
Wisco ChocolateWisco Chocolate adalah usaha yang menawarkan produk minuman coklat  seperti chocolate-based beverages seperti ice blended, milkshake, coklat panas, ataupun variasi lainnya.Rp5,9 juta – Rp8,9 jutawisco chocolate
Ichigo RamenJika anda ingin bisnis yang anti-mainstream, maka anda bisa mencoba Franchise Ichigo Ramen yang menjual makanan khas Jepang yaitu Ramen. Rp5 JutaIchigo Ramen
Bola Obi RaosBola Obi Raos adalah franchise jajanan yang menyajikan bola ubi berbahan Ubi Cilembu asli dengan berbagai topping kekinian.Rp4,5 juta – Rp 12,5 jutabolaobiraos
Magic Water Cless
Magic Water Cless adalah usaha franchise minuman viral yang menawarkan magic water, yaitu air bening dengan rasa buah yang unik dan menyegarkan dari Filipina. Keunikan franchise ini terletak pada konsep minuman transparan dengan berbagai varian rasa.
Rp2,8 juta – Rp13,5 jutaMagic Water Cless

Tadi adalah beberapa Rekomendasi Franchise Makanan dibawah 10 Juta. Namun jika anda mau mencari bisnis franchise yang lebih cocok dengan budget atau lokasi anda, anda coba menggunakan website waralabakan.com atau friendchised.id, setelah mendapatkan yang cocok anda bisa langsung menghubungi pihak pemilik brand (franchisor).

Kembangkan Bisnis Franchise anda Dengan Tantri

Bagi pemula yang ingin terjun ke dunia bisnis, franchise makanan adalah pilihan terbaik. Dengan brand yang sudah dikenal, sistem yang teruji, dan dukungan dari franchisor, risiko kegagalan bisa ditekan.

Tentu saja, keberhasilan tetap ditentukan oleh faktor lain seperti lokasi, pengelolaan keuangan, dan kedisiplinan menjalankan sistem. Nah, untuk urusan pengelolaan keuangan dan pencatatan transaksi, Anda bisa lebih tenang dengan menggunakan aplikasi POS TANTRI. Dengan fitur Point of Sales TANTRI Semua transaksi tercatat secara otomatis, laporan keuangan pun bisa diakses secara real-time, dan stok barang lebih mudah dipantau dengan fitur Inventory TANTRI. Mulai dari pencatatan penjualan hingga analisis keuntungan, TANTRI membantu Anda fokus mengembangkan bisnis.

Jadwalkan Demo Sekarang!

solusi